Pekanbaru (CMP) Pembangunan jalan yang berada tepat di seberang Jalan Purna MTQ, yang bertujuan untuk membangun jalur baru serta mendukung pemasangan lampu lalu lintas guna mengurai kemacetan, mendapat perhatian serius dari warga sekitar. Bukit raya simpang 3 depan MTQ. Selasa 06/01/2026.
Proyek ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan, khususnya di kawasan Simpang Tiga dan Jalan Jenderal Sudirman.
Sejumlah warga setempat dan pedagang yang berjualan di depan kawasan MTQ menilai ide pembangunan tersebut sangat baik dan dibutuhkan. Menurut mereka, penambahan jalur dan pengaturan lalu lintas melalui lampu merah dapat membantu kelancaran arus kendaraan yang selama ini sering mengalami kemacetan.
Namun demikian, warga menyayangkan proses pengerjaan proyek yang dinilai tidak konsisten. Pekerjaan disebut sering kali mandek, dengan aktivitas pembangunan yang tidak berjalan setiap hari.
“Kadang dikerjakan, kadang berhenti. Hari kerjanya juga tidak jelas, ujar salah seorang warga.
Warga juga mengungkapkan bahwa area taman yang direncanakan akan diubah menjadi jalan tersebut sudah mulai dikerjakan sejak Oktober tahun lalu. Namun hingga awal tahun ini, pembangunan belum juga lancar, 2 hari kemarin ada dan hari ini tidak ada,” ujar warga
Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan karena proyek dinilai berjalan terlalu lama.
Selain itu, warga menilai pemerintah kurang totalitas dalam menyelesaikan pembangunan tersebut. Hingga kini, yang terlihat baru terpasang hanyalah lampu lalu lintas dan tower lampu penerangan, sementara akses jalan yang dijanjikan belum sepenuhnya terealisasi.
Warga berharap pemerintah dapat lebih serius dan mempercepat penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam mengurangi kemacetan di kawasan MTQ dan sekitarnya.
Penulis : Andi
Editor : Yulia

