Indragiri Hulu (CMP) – Tumpukan sampah terlihat di sekitar jembatan yang terletak di Air Molek, tepatnya di dekat kawasan Tabe Gadang. Sampah tersebut diduga dibuang oleh oknum masyarakat secara diam-diam pada malam hari. Sabtu (03/01/2026).
Sehingga mengakibatkan pencemaran air dan lingkungan di sekitar jembatan. Berbagai jenis sampah rumah tangga seperti plastik, botol bekas, kantong kresek, hingga sisa makanan menumpuk di bawah jembatan dan sepanjang aliran air. Akibatnya, air tampak keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi ini semakin parah saat hujan turun karena sampah terbawa arus dan menyangkut di sekitar jembatan.
Warga sekitar mengaku resah dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan yang terus berulang di sekitar jembatan tersebut. Menurut mereka, sampah-sampah itu bukan berasal dari satu atau dua orang, melainkan diduga dibuang oleh sejumlah oknum masyarakat yang sengaja memanfaatkan kondisi malam hari agar tidak terlihat. Aktivitas pembuangan sampah biasanya dilakukan secara cepat, sehingga sulit diketahui siapa pelakunya. Akibatnya, pada pagi hari warga kembali mendapati tumpukan sampah sudah memenuhi area bawah jembatan dan aliran air.
Biasanya malam dibuang, paginya sampah sudah banyak di bawah jembatan. Air jadi kotor dan baunya menyengat.Kalau terus dibiarkan, bukan cuma bau, tapi bisa banjir juga. Kami yang tinggal di sekitar sini jadi kena dampaknya,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap pemerintah setempat dan instansi terkait segera turun tangan untuk membersihkan area tersebut secara menyeluruh serta meningkatkan pengawasan. Mereka juga meminta adanya tindakan tegas terhadap pelaku pembuang sampah sembarangan agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Tanpa kesadaran bersama, permasalahan sampah di sekitar jembatan Air Molek dekat Tabe Gadang dikhawatirkan akan terus terjadi dan berdampak buruk bagi lingkungan serta kesehatan warga sekitar.
Penulis : Dian
Editor : Yulia

