Pekanbaru (CMP) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau melalui wawancara dengan Ibu Yusditira di lokasi Perhentian Marpoyan, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Beliau mengatakan bahwa cuaca ekstrim di Riau yang beredar itu terlalu berlebihan, ini hanyalah penguatan angin yang memicu hujan dan kuatnya angin di beberapa titik di daerah Riau, pada Selasa (02/12/2025).
“Sebenarnya tidak ada cuaca ekstrem di Riau. Yang terjadi hanya angin yang sedang menguat sehingga menimbulkan hujan dan hembusan angin yang terasa lebih kencang,” ujar Yusditira.
Pada tanggal 27 November 2025 menunjukkan angin dari arah barat dan barat laut mengalir menuju bagian tengah Sumatra. Kecepatan angin di sekitar wilayah tersebut tampak berada di kisaran 10–20 knot, cukup untuk mendorong pembentukan awan hujan di Riau.
Dan kondisi pada tanggal 2 dan 3 Desember 2025, arah angin dari barat dan selatan mengarah langsung ke bagian timur Sumatra, yang menyebabkan intensitas hujan sedang,angin kencang akibat peningkatan awan cumulonimbus lokal.
BMKG juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca di bulan Desember ini, walaupun kondisi ini masih dalam kategori aman tidak perlu khawatir berlebihan dan merupakan bagian dari pola angin musiman.
Penulis: Dian
Editor: Rahman


Alhamdulillah, semoga tidak terjadi banjir di Riau