Wabup Kampar Misharti Kukuhkan Majlis Dzikir “Kampar di Hati”, Teguhkan Spirit Keislaman di Serambi Mekkah Riau

Kampar Riau

Kampar (CMP) – Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, secara resmi mengukuhkan Majlis Dzikir Kampar di Hati masa bhakti 2025–2030 di Masjid Raya Al-Ikhlas, Desa Sei Pinang, Kecamatan Tambang, Kamis (04/09/2025).

Dalam kesempatan itu, Misharti menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya Majlis Dzikir Kampar di Hati yang turut mempelopori pelaksanaan Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Ia menegaskan bahwa majelis dzikir memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Kampar.

“Kampar harus menjadi garda terdepan dalam mensyiarkan kegiatan keagamaan. Sebagai daerah yang dikenal sebagai Serambi Mekkah Provinsi Riau, semangat dakwah dan nilai-nilai Islam harus terus dibumikan melalui wadah seperti majelis dzikir ini,” ujar Misharti.

Acara pengukuhan tersebut juga dirangkaikan dengan Tabligh Akbar bersama Ustadz Nazril Abdul Muluk, Lc., yang menjadi puncak rangkaian kegiatan Pekan Maulid.

Sebelumnya, Ketua Panitia Ust. Bustami, M.Si, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan terhadap pembentukan Majlis Dzikir Kampar di Hati. Ia menyebutkan, kegiatan Pekan Maulid diisi dengan berbagai lomba keagamaan seperti lomba nasyid, pidato, dan rebana, yang melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan.

Sementara itu, Ketua Majlis Dzikir Kampar di Hati, Dr. H. Husni Tamrin, menyampaikan komitmen majelis yang dipimpinnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kami berharap majelis ini dapat menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kampar yang religius dan berakhlak mulia, terutama di bidang sosial dan keagamaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua MUI Provinsi Riau, Prof. Dr. Ilyas Husti, yang juga menjadi Dewan Pembina Majlis Dzikir Kampar di Hati, serta para pejabat eselon II dan III Pemkab Kampar, Kepala Desa se-Kecamatan Tambang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar PGR dari tujuh kecamatan di sekitar wilayah Tambang.

Dengan dikukuhkannya Majlis Dzikir Kampar di Hati, diharapkan semangat keislaman dan kegiatan dakwah di Kabupaten Kampar semakin berkembang dan menjadi teladan bagi daerah lain di Riau.

Penulis: Roy Basf

Editor: Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *