
BATANG – Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 62.000 rumah subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Ia juga meluncurkan penyaluran KUR Perumahan dalam agenda tersebut.
Program ini mempercepat penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah mendorong akses hunian yang lebih mudah dan terjangkau.
Presiden hadir langsung dan menyaksikan proses akad kredit. Ia berdialog dengan sejumlah penerima manfaat di lokasi acara.

Puluhan ribu peserta lain mengikuti akad secara daring. Mereka tersebar di lebih dari 100 titik di 36 provinsi.
Pemerintah melibatkan banyak bank penyalur FLPP. Langkah ini mempercepat realisasi pembiayaan rumah subsidi di seluruh daerah.
Prabowo menegaskan rumah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ia meminta seluruh pihak memperkuat kerja sama lintas sektor.
BP Tapera, Kementerian Perumahan, perbankan, dan pengembang ikut terlibat. Kolaborasi ini mempercepat pembangunan rumah rakyat.

Pemerintah menargetkan program berjalan tepat sasaran. Masyarakat berpenghasilan rendah menjadi prioritas utama.
Akad massal ini juga mendorong pertumbuhan sektor perumahan. Program ini membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.
Pemerintah berharap kepemilikan rumah meningkat signifikan. Ekonomi nasional juga ikut terdorong melalui pembangunan berkelanjutan.


