PALEMBANG – Kabut asap menyelimuti sejumlah ruas Tol Trans Sumatera di wilayah Palembang dan Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (6/9/2026).
Kondisi tersebut mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Pengelola bahkan menutup sementara ruas Tol Palembang–Prabumulih karena kondisi dinilai tidak aman bagi kendaraan.
Kabut asap berasal dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Asap juga berdampak pada kawasan Tol Palembang–Indralaya.
Sehari sebelumnya, kecelakaan beruntun melibatkan Bus DAMRI dan Bus ALS di Tol Palindra. Polisi menyebut kabut asap mengganggu jarak pandang pengemudi. Sebanyak 14 orang mengalami luka dan tidak ada korban jiwa.
Kondisi berbeda terjadi di Gerbang Tol Palembang–Indralaya pada Minggu pagi. Pengelola sempat menerapkan buka tutup sekitar pukul 06.00–07.00 WIB akibat kabut tebal. Pengelola menyebut kondisi tersebut merupakan kabut pagi dan kembali normal setelah matahari muncul.
Polisi meminta pengendara mengurangi kecepatan serta menjaga jarak aman. Pengemudi juga diminta berhenti dan beristirahat jika merasa lelah.
Masyarakat perlu mengikuti informasi pengelola tol dan kepolisian sebelum melakukan perjalanan. Penggunaan masker juga dianjurkan ketika kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.




