Pekanbaru (CMP) – Dinas Perhubungan (Dishub) melaksanakan kegiatan pemantauan lalu lintas di Jalan Sudirman sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta mencegah adanya praktik pungutan liar oleh pak ogah.Senin (19/01/2026).
Maraknya aktivitas pak ogah di sejumlah titik jalan dinilai bukan membantu kelancaran lalu lintas, justru berpotensi menimbulkan kemacetan. Dishub menilai, keberadaan pak ogah di sisi kanan jalan dapat mengganggu pandangan pengendara lain dan memperlambat arus kendaraan.
Petugas Dishub yang bertugas di lapangan hanya melakukan pengawasan dan penertiban secara persuasif. Dalam pelaksanaannya, Dishub tidak melakukan penindakan berupa penilangan kendaraan, melainkan memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar menaati tata tertib berlalu lintas.
Kami perlu meluruskan bahwa aktivitas pak ogah itu bukan membantu. Jika membantu, seharusnya berada di sisi kiri jalan dan tidak mengganggu arus kendaraan. Faktanya, banyak pak ogah berdiri di sisi kanan, sehingga pengendara lain tidak melihat saat pengendara mobil atau sepeda motor berhenti untuk memberi uang. Kondisi inilah yang justru memicu kemacetan,” ujar petugas Dishub.
situasi tersebut kerap menyebabkan kendaraan di belakang berhenti mendadak, sehingga memperlambat arus lalu lintas dan meningkatkan potensi kecelakaan.
Oleh karena itu, Dishub berupaya mencegah aktivitas pak ogah di persimpangan dan titik rawan kemacetan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Dishub berharap ke depan lalu lintas di Jalan Sudirman semakin tertib, pengguna jalan lebih disiplin, serta tidak ada lagi pak ogah yang beroperasi karena keberadaannya justru menghambat kelancaran arus kendaraan.
Dishub juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban berlalu lintas dan mendukung upaya penertiban yang dilakukan demi menciptakan kondisi jalan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Penulis : Dian
Editor : Yulia

