Program Dana RW Digenjot, Pemkot Pekanbaru Siapkan Skema Fleksibel

Pekanbaru

Pekanbaru (CMP) – Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan realisasi Program Rp100 Juta per Rukun Warga (RW) mulai digulirkan tahun ini. Program tersebut dirancang dengan pola pengusulan yang sepenuhnya berbasis RW, guna menjamin pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, kebijakan ini diambil agar tidak ada satu pun wilayah yang terabaikan. Pasalnya, setiap lingkungan di Pekanbaru dipastikan memiliki RW.

“Program Rp100 juta per RW ini tetap berbasis RW, karena tidak ada wilayah yang tidak memiliki RW. Artinya, seluruh RW memiliki hak yang sama untuk mengusulkan pembangunan,” ujar Agung, Jumat (6/2/2026).

Dengan skema tersebut, Pemkot meniadakan sistem prioritas berdasarkan wilayah tertentu maupun pengusulan pembangunan di tingkat kelurahan. Seluruh usulan pembangunan akan bermuara langsung dari kebutuhan RW masing-masing.

Agung menekankan, angka Rp100 juta bukanlah nominal yang bersifat kaku. Dana tersebut dijadikan sebagai dasar perencanaan awal untuk memetakan kebutuhan paling mendesak di lingkungan warga.

“Rp100 juta ini bukan sekadar soal nominal, tapi bagaimana anggaran itu digunakan untuk hal yang paling penting dan paling dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, kondisi di lapangan kerap menunjukkan kebutuhan pembangunan yang melebihi alokasi awal. Dalam beberapa kasus, dana Rp100 juta hanya mampu menutup sebagian kecil dari total kebutuhan kegiatan.

“Karena itu, sangat memungkinkan anggaran bertambah, mulai dari Rp200 juta bahkan hingga Rp1 miliar, tergantung skala dan tingkat urgensinya,” ungkap Agung.

Untuk memastikan efektivitas program, Pemkot Pekanbaru akan melakukan kajian terhadap setiap usulan yang masuk melalui mekanisme Rp100 juta per RW. Kajian tersebut akan menentukan prioritas serta kelayakan pendanaan sebelum direalisasikan.

Selain itu, Agung meminta peran aktif para ketua RT dan RW dalam menyerap serta menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Kami sangat membutuhkan masukan dari RT dan RW. Semua yang disampaikan akan kami catat dan menjadi bahan untuk kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *