LUMAJANG – Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Api bergerak menuju wilayah perbatasan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong petugas meningkatkan penanganan di lapangan.

Tim gabungan dari BPBD, TNBTS, TNI, Polri, dan relawan membangun sekat api di titik rawan. Mereka membersihkan vegetasi kering dan membasahi area untuk memperlambat laju api.

Petugas memantau titik panas di sekitar Blok Jantur. Lokasi tersebut berada sekitar empat kilometer dari wilayah Lumajang. Pengawasan dilakukan secara ketat untuk mencegah perluasan kebakaran.

Luas area terdampak terus bertambah. Laporan menyebut kebakaran sudah mencapai sekitar 135 hektare. Api juga merambat ke kawasan Pusung Ledok Bedor di wilayah Lumajang–Probolinggo.

Tim darat melakukan pemadaman langsung di beberapa titik. Petugas juga menyiapkan dukungan water bombing saat kondisi memungkinkan.

Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses wisata Gunung Bromo mulai 8 Agustus 2026. Penutupan berlaku dari seluruh pintu masuk, termasuk Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang.

Petugas masih siaga di lapangan. Mereka terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman dan kawasan wisata. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.