JAKARTA – Tantangan hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah minuman beralkohol dalam acara The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, memicu kecaman publik. Rekaman kegiatan tersebut menyebar luas di media sosial.
Video memperlihatkan peserta mengikuti tantangan melafalkan ayat Surah Ad-Duha. Penyelenggara memberikan minuman beralkohol kepada peserta yang berhasil. Aksi ini menimbulkan kritik karena mengaitkan ayat suci dengan promosi produk.

Sejumlah pihak menilai kegiatan tersebut tidak pantas. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam penggunaan ayat Al-Qur’an dalam konteks hadiah minuman beralkohol. MUI juga meminta aparat menindaklanjuti kasus ini.
Penyelenggara dan pihak merek menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Mereka mengakui adanya kekeliruan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Polisi mulai melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan promosi minuman beralkohol melalui tantangan hafalan. Aparat mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait.
Pemerintah daerah ikut menyoroti peristiwa ini. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kasus ini menarik perhatian luas karena menyangkut sensitivitas agama dalam ruang publik. Aparat mengimbau masyarakat menunggu hasil penyelidikan sebelum menarik kesimpulan.




